Munsid : Abu Ali
أسير
في غيائبهم، أسير
أسير في سجونهم حقير
يدنس عزتي علج رماني
علي الرمضاء يلفحني الهجير
يدوس كرامتي حين و حين
يقهقه وهو خمار سكير
وانات الأساري شاهدات
علي ملياركم أين الطرير
وأين الفارس المغوار يأتي
يفك القيد اعياني الزفير
ولو أن القطيع لنا جوار
لما طابت لسكنانا الحمير
أيهنأ عيشكم يا قوم، إني
اجرع كأس حنظلهم مرير
ولكني أخبركم بأنا كمثل الأسد
إذا خفي الزئير
لنا العزمات رغم القيد انا
بقيد الشرع احرار نسير
ايا جبناء قد حان انتقامي
ايا اسارا قد صاح النذير
وميثاق مع الله اشترينا
تكاد نفوسنا شوقا تطير
وفي ذات الله تهين نفسي
ونفس القاعدين لها شخير
أسير في سجونهم حقير
يدنس عزتي علج رماني
علي الرمضاء يلفحني الهجير
يدوس كرامتي حين و حين
يقهقه وهو خمار سكير
وانات الأساري شاهدات
علي ملياركم أين الطرير
وأين الفارس المغوار يأتي
يفك القيد اعياني الزفير
ولو أن القطيع لنا جوار
لما طابت لسكنانا الحمير
أيهنأ عيشكم يا قوم، إني
اجرع كأس حنظلهم مرير
ولكني أخبركم بأنا كمثل الأسد
إذا خفي الزئير
لنا العزمات رغم القيد انا
بقيد الشرع احرار نسير
ايا جبناء قد حان انتقامي
ايا اسارا قد صاح النذير
وميثاق مع الله اشترينا
تكاد نفوسنا شوقا تطير
وفي ذات الله تهين نفسي
ونفس القاعدين لها شخير
Seorang
tahanan dalam keterpencilannya... Seorang tahanan.
Seorang tahanan dalam penjara mereka dalam keadaan terhina.
Orang romawi kafir menodai kehormatanku
Di tengah terik matahari yang membakarku.
Kemulianku diinjak injak di sana dan disini
Ia tertawa terbahak bahak sambil mabuk mabukkan.
Dan para isteri isteri tahanan menjadi saksi
Atas milyar kalian, lalu mana anak muda?
Lalu mana pasukan pemberani yang datang
Untuk melepas belenggu hingga kami dapat leluasa bernapas?
Bila sekawanan kambing di samping kami
Tentu keledai tak akan terasa enak bagi kami.
Bagaimana kalian bisa hidup enak enak wahai kaum, sedangkan saya
Meneguk sari buah pahit mereka
Akan tetapi kukabarkan kepada kalian bahwa kami seperti singa
Yang menyembunyikan raungannya
Kami punya azzam meskipun dibelenggu
Kami merdeka dalam ikatan syari'ah
Wahai pengecut, sekarang tiba saatnya pembalasanku
Wahai para tahanan, pemberi peringatan telah berteriak
Kami telah membeli perjanjian dengan Allah
Hampir saja jiwa jiwa kami terbang karena rasa rindu
Demi Dzat Ilah kami korbankan jiwa kami
Sedangkan jiwa mereka yang hanya duduk duduk bisanya mendengkur.
Seorang tahanan dalam penjara mereka dalam keadaan terhina.
Orang romawi kafir menodai kehormatanku
Di tengah terik matahari yang membakarku.
Kemulianku diinjak injak di sana dan disini
Ia tertawa terbahak bahak sambil mabuk mabukkan.
Dan para isteri isteri tahanan menjadi saksi
Atas milyar kalian, lalu mana anak muda?
Lalu mana pasukan pemberani yang datang
Untuk melepas belenggu hingga kami dapat leluasa bernapas?
Bila sekawanan kambing di samping kami
Tentu keledai tak akan terasa enak bagi kami.
Bagaimana kalian bisa hidup enak enak wahai kaum, sedangkan saya
Meneguk sari buah pahit mereka
Akan tetapi kukabarkan kepada kalian bahwa kami seperti singa
Yang menyembunyikan raungannya
Kami punya azzam meskipun dibelenggu
Kami merdeka dalam ikatan syari'ah
Wahai pengecut, sekarang tiba saatnya pembalasanku
Wahai para tahanan, pemberi peringatan telah berteriak
Kami telah membeli perjanjian dengan Allah
Hampir saja jiwa jiwa kami terbang karena rasa rindu
Demi Dzat Ilah kami korbankan jiwa kami
Sedangkan jiwa mereka yang hanya duduk duduk bisanya mendengkur.

0 komentar:
Posting Komentar