Kamis, 16 Oktober 2014 | By: Unknown

Teruntuk Para Tawanan Muslim



إلهى قد بكيت دما عليهم
وقلبي موجع طرفي كسير
أبيت وفي الفؤاد جراح وأسرى
تقض مضاجعي فأنا السير
يحاصرني شعور الذل لما
أري الأبطال كبلهم حقير
سجين يا ألهي دون ذنب
سوي عزم يوججهم نفير
إلهي يا عزيزا فوق قوم
معاني الظلم منهم تستجير
إلهي ضيق الدنيا عليهم و عذبهم
بها أنت القدير
وصبرا يا أسير فأنت حر
إلي الأخري بلا قيد تسير
ستنسي ليل مأساة طويل
ستزأر يا أبي وقد تثور
تذكر هذه الدنيا دروب
وفيها السهل منها والعسير
مني الأبطال أن يحيوا كراما
وإن ماتوا فجنات وحور

Ya Allah... Aku telah menangis darah atas mereka.
Dan hatiku perih, jiwaku tersayat.

Aku tidak dapat tidur karena dalam hatiku ada luka luka para tawanan.
Yang rasa itu membangunkanku dari tidur, bahwa aku adalah seorang tawanan.

Perasaan penghinaan menghantuiku.
Ketika aku melihat para pahlawan dibelenggu oleh orang yang hina.

Dipenjarakan, ya Allah tanpa ada dosa.

Kecuali karena kemauan yang kuat untuk berjihad.

Ya Allah yang Maha Perkasa atas hamba.
Mereka yang dizalami meminta perlindungan.

Ya Allah, sempitkan dunia atas mereka (bala tentara musuh).

Dan azablah mereka dengannya, karena Engkau Maha Mampu atas hal itu.

Dan bersabarlah engkau wahai para tawanan.
Karena engkau (akan) bebas.
Menuju kepada kebebasan tanpa ikatan.

Dan engkau akan melupakan malam malam duka yang panjang.
Dan engkau akan berteriak dan membalas (demi Allah).

Ingatlah bahwa dunia hanyalah merupakan jalan.
Yang di dalamnya terdapat kemudahan dan kesulitan.

Harapan para pahlawan adalah untuk hidup mulia.
Dan jika mereka meninggal, maka surga dan bidadari menunggu mereka.
 

0 komentar:

Posting Komentar