Jumat, 10 Oktober 2014 | By: Unknown

Idealnya Seorang Pemuda




Ia pribadi muslim berhati emas berpotensi prima
Yang dikala damai anggun petaka kijang di padang perburuan
Yang dikala perang perkasa bak harimau kumbang

Ia perpaduan manisnya madu pahitnya empedu
Satu kali dengan kawan lain kali dengan lawan
Yang lembut dalam berbahasa
Yang teguh membawa suluh
Angannya sederhana, citanya mulia
Tinggi vitalitas dalam was-was
Tinggi budi, rendah hati
Ialah sutra halus di tengah sahabat tulus
Ialah baja, ditentangnya musuh durhaka

Ia ibarat gerimis atau embun tiris
Yang memekarkan bunga, yang melambaikan tangkai-tangkai
ia juga topan beliung
yang melemparkan ombak menggunung
yang melemparkan maut ke relung-relung
ialah pertautan agung iman Abu Bakar
perkasa Ali, papa Abu Dzar, teguhnya Salman
mandirinya ditengah masa yang bergoyang
ibarat lentera bertapa ditengah gurita sahara

ia pilih syahid fi sabilillah atas segala kursi dan upeti
ia menuju bintang menggapai malaikat
ia tantang tindak kufur, pula aniaya dalam masanya
makanya nilainyapun membumbung tinggi
harganyapun semakin tak berperi
maka siapakah yang sanggup membelinya kecuali Rabbnya

Third Graduation of Al-Muslimun Boarding School
Di Kaki Gunung Lawu Jatim

0 komentar:

Posting Komentar